Leonna Lewis - Better In Time

Senin, 25 November 2013

Laporan Farmasetika II 'Pulveres'



Resep Nomor : 2. Pulveres
Bentuk Sediaan : Serbuk

A.   Dasar Teori

Pulveres merupakan suatu campuran yang terdiri dari satu atau lebih bahan obat yang dibuat dalam bentuk terbagi – bagi, yang kering, halus dan homogen. Serbuk sering ditambahkan saccharum lactis, saccharum album sampai berat serbuk tiap bungkus menjadi 500 mg. Untuk serbuk terbagi yang mengandung bahan yang mudah meleleh atau atsiri harus dibungkus dengan kertas perkamen atau kertas yang mengandung lilin kemudian dilapisi lagi dengan kertas logam.
            Tujuan dibuat dalam bentuk pulveres agar di inginkan dosis tertentu, diinginkan beberapa macam obat pada suatu sediaan sesuai dengan kepentingan pengobatan, dan campuran obat lebih stabil dibandingkan larutan. Penting juga diperhatikan tak tercampurnya obat – obatan baik secara kimia, fisik, maupun farmakologis.
        Serbuk yang terbagi-bagi dapat dibagi-bagi secara visual tetapi sebanyak-banyaknya hanya 10 serbuk bersama-sama. Jadi serbuk itu dibagi dengan jalan menimbang dalam beberapa bagian, sebanyak-banyaknya dapat dibuat 10 serbuk. Penimbangan satu persatu diperlukan, jika pasien memperoleh lebih dari 80% dari takaran maksimum untuk sekali atau dalam 24 jam. Dalam hal ini seluruh takaran serbuk itu ditimbang satu persatu. Serbuk-serbuk dengan bobot 1 gram, penimbangannya dapat dilakukan pada timbangan biasa.




B.   Resep
1.     Resep No 2 Pulveres

R/ Aminofilin                      mg 100
     CTM                                  mg 2
      Extr. Belladon              mg 10
      Lactosum                       q.s

      m.f.pulv.dtd.No.X
      S.t.d.d.p.I

Pro : Ferry (13 th )
                                                             

2.      Perhitungan dan Penimbangan
a.       Perhitungan DM ( Dosis Maksimum )
·         Aminofilin DM = 500/1500 mg
DM 1 kali = n/20 x 500 mg
                 = 13th/20 x 500 mg
                 = 325 mg (TOD)
DM 1 hari =  n/20 x 1500 mg
                 = 13th/20 x 1500 mg
                 = 975 mg (TOD)
·         CTM DM = - / 40 mg
DM 1 hari = n/20 x -/40 mg
                 = 13th/20 x -/40 mg
                 = - / 26 mg (TOD)
·         Extr. Bellad DM = 20/80
DM 1 kali = n/20 x 20 mg
                 = 13th/20 x 20
                 = 13 mg  (TOD)
DM 1 hari = n/20 x 80 mg
                 = 13th/20 x 80
                 = 52 mg (TOD)
b.      Penimbangan Bahan
Pada resep tertera dtd.No.X, maka masing-masing bahan harus dikalikan 10 . sehinggan ,
·         Aminofilin 100 mg x 10 = 1000 mg ( Ambil 4 tab 250 mg )
·         CTM 2 mg x 10 = 20 mg ( Ambil 5 tab 4 mg )
·         Extr Bellad 10 mg x 10 = 100 mg

3.      Cara Kerja
·         Panaskan mortir
·         Timbang semua bahan
·         Extr.Bellad ditetesi Spiritus Dilutus, aduk homogen
·         Keringkan dengan sebagian Lactosum
·         Masukkan Aminofilin dan CTM, aduk hingga homogen
·         Masukkan sisa Lactosum, aduk hinggan homogen
·         Bagi menjadi 10 bagian
·         Masukkan wadah , beri etiket putih

4.      Etiket Sediaan
5.      Khasiat obat yang terkandung dalam resep
·         Aminofilin : Sebagai obat sesak atau asma
·         CTM : Antihistamin
·         Extr. Bellad : Parasimpatolik
·         Lactosum : Zat tambahan



C.   Pembahasan
1.      Uraian Bahan
 Aminofilin
·         Nama resmi                  : Aminophyllinum
·         Sinonim                        : Teofilina Etilendiamina
·         Rumus Moleku  l          : C16H24N10O4
·         Berat Molekul               : 420,43
·         Pemerian                    : butir/serbuk, putih atau agak kekuningan, bau lemah mirip amoniak, dan rasa pahit
·         Kelarutan                     : Larut dalm lebih kurang 5 bagian air, jika dibiarkan mungkin menjadi keruh; praktis tidak larut dalam       etanol (95%) P dalam eter P.
·         Penyimpanan              : Dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya
·         Khasiat                           : Bronkodilator; antispasmodikum; diuretikum
      CTM
·         Nama resmi                 :  Chlorpheniramini Maleas
·         Sinonim                       : Klorfeniramina maleat atau 2-(p-kloro,α-(2-dimetilamino-etil)-benzil)-piridina maleat
·         Rumus Molekul          : C16H19ClN2.C4H4O4
·         Berat Molekul            : 390,87
·         Pemerian                     : Serbuk hablur, putih, tidak berbau, dan rasa pahit
·         Kelarutan                    : Larut dalam 4 bagian air, dalam 10 bagian etanol (95%)  P dan dalam 10 bagian kloroform P; sukar larut dalam eter P.
·         Penyimpanan              : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya
·         Khasiat                        : Antihistaminikum
                    
Extr. Bellad
·         Nama resmi                  : Belladonnae Extractum
·         Sinonim                       : Ekstrak Beladon
·         Rumus Molekul           : C12H23NO3
·         Pemerian                     : Massa kental; cokelat tua     
·         Penyimpanan               : Dalam wadah tertutup rapat
·         Khasiat                        : Parasimpatolitikum

Lactosum
·         Nama resmi                : Laktosa
·         Sinonim                      : Saccharum lactis
·         Rumus Molekul          :  C12H22O11.H2O
·         Berat Molekul             : 36,30
·         Pemerian                      : Serbuk hablur, putih, tidak berbau, rasa agak manis
·         Kelarutan                   : Larut dalam 6 bagian air, larut dalam 1 bagian air mendidih; Sukar larut dalam etanol (95%)P; praktis tidak larut dalam kloroform P dan dalam eter P.
·         Penyimpanan              : Dalam wadah tertutup baik
·         Khasiat                        : Zat tambahan

2.      Problema Resep dan Cara pengatasannya
·         Pengertian Pulveres ?
Pulveres atau Serbuk bagi adalah serbuk yang dibuat dalam bobot yang lebih kurang sama, dibungkus menggunakan bahan pengemas yang cocok untuk sekali minum. Untuk serbuk bagi yang mengandung bahan yang mudah meleleh atau atsiri harus dibungkus dengan kertas perkamen atau kertas yang mengandung lilin kemudian dilapisi lagi dengan kertas logam. Penyimpanan dalam wadah tertutup baik. Serbuk diracik dengan cara mencampur bahan obat satu per satu, sedikit demi sedikit dan dimulai dari bahan obat yang jumlahnya sedikit. Jika jumlah obat kurang dari 50 mg atau jumlah tidak dapat ditimbang, harus dilakukan pengenceran menggunakan zat tambahan yang cocok.
·         Ekstrak kental dalam Pulveres ?
Ekstrak kental dalam pulveres pada resep ini adalah Extra Belladon.
·         Umur Pasien
Umur Pasien dalam resep ini adalah 13 th.
·         Perhitungan Dosis Obat
Perhitungan Dosis obat yaitu dengan cara menghitung DM ( Dosis Maksimum ) karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan obat yang memiliki DM.
Aminofilin à DM = 500/1500 mg
DM 1 kali = n/20 x 500 mg
                 = 13th/20 x 500 mg
                 = 325 mg à TOD
DM 1 hari =  n/20 x 1500 mg
                 = 13th/20 x 1500 mg
                 = 975 mg à TOD
CTM à DM = - / 40 mg
DM 1 hari = n/20 x -/40 mg
                 = 13th/20 x -/40 mg
                 = - / 26 mg à TOD
Extr. Bellad à DM = 20/80
DM 1 kali = n/20 x 20 mg
                 = 13th/20 x 20
                 = 13 mg à TOD
DM 1 hari = n/20 x 80 mg
                 = 13th/20 x 80
                 = 52 mg à TOD
·         Bobot Bahan Tambahan ( Lactosum ) yang diperlukan ?
Aminofilin 100 mg x 10 = 1000 mg à 1 gr
CTM 2 mg x 10 = 20 mg à 0,02 gr
Extr Bellad 10 mg x 10 = 100 mg à 0,1 gr
Maka , Lactosum = 10 – ( 1+0,02+0,1 )
                             = 10 – 1,12
                             = 8,88 gr 

·         Jumlah bahan yang dirimbang ?
Aminofilin 100 mg x 10 = 1000 mg à 1 gr
CTM 2 mg x 10 = 20 mg à 0,02 gr
Extr Bellad 10 mg x 10 = 100 mg à 0,1 gr
Maka , Lactosum = 10 – ( 1+0,02+0,1 )
                             = 10 – 1,12
                             = 8,88 gr
Maka , (1 + 0,02 + 0,1 + 8,88) gr = 10 gr
·         Etiket yang digunakan ?
Etiket yang digunakan adalah etiket putih untuk pemakaian dalam.


D.   Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan,  dapat diambil kesimpulan bahwa :
1.      Obat ini merupakan sedian serbuk pemakaian dalam atau oral.
2.    Tujuan dari pemberian obat ini untuk mengobati asma bronchial, emfisema, bronchitis, dan gangguan system pernafasaan lainnya.